WHAT'S NEW?
Loading...

Dosa to Surga, Mungkinkah?

Ada kalanya dosa itu justru bisa membuat seseorang masuk surga. Benarkah? Ya, ada kalanya. Namun, hal ini harus dipahami dengan benar. Bukan sebagai justifikasi, menjadi alasan untuk terus melakukan kesalahan. Syaikh yusuf al-Qaradhawi mengitup dari perkataan salafus shalih bahwa... “Ada kalanya seorang hamba berbuat dosa, yang justru membuatnya masuk surga. Ada kalanya seorang hamba melakukan ketaatan, yang justru membuatnya masuk neraka.” Lho, kok bisa?

Lalu kemudian orang-orang bertanya, “bagaimana itu bisa terjadi?” Salafush shalih itu menjawab, “seorang hamba yang berbuat dosa, dan dosanya itu selalu membayang di depan matanya. Saat berdiri, duduk, berbaring dan berjalan dia selalu ingat dosanya itu sehingga menggugah kegelisahan, gundah, tobat, istighfar dan penyesalan. Lalu hal itu menjadi sebab bagi keselamatannya. Ada kalanya, seorang melakukan kebaikan, dan kebaikan itu selalu membayang di depan matanya. Saat ia berdiri, duduk, berbaring dan berjalan ia selalu ingat kebaikan-kebaikannya itu. Teruuus...menerus. Lalu membuatnya ujub dan takabbur, yang menjadi akibat bagi kesengsaraannya.

Sejenak mari kita renungkan secara positif dan inspiratif akan hal ini. Jangan buru-buru menerima dan menolak pernyataan ini dan jangan meggunakan hal ini untuk mengulang kesalahan. Begitulah! Boleh jadi, dosa lebih bermakna bagi seorang hamba jika disusuli dengan tobat dan berbagai macam ketaatan.

0 comments:

Post a Comment